Connect with us

Politik

Jadikan Pemilu Sarana Integrasi Bangsa

Published

on

SLEMAN (14 Maret): Pemilu 2024 telah dilaksanakan dengan segala dinamikanya. Pemilu merupakan sarana perekat perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat yang beragam. Melalui pemilu, perbedaan tersebut disalurkan secara sah dalam bingkai negara kesatuan.

“Kita pahami apa pun dinamikanya, politik memang panas. Tetapi kita butuh siklus pemilu agar perbedaan itu disalurkan secara sah. Pemilu adalah jalan damai perebutan kekuasaan berbasis politik kerakyatan,” ungkap anggota MPR RI Subardi dalam sosialisasi 4 Pilar di Sleman, DIY, Jumat, (8/3).

Indonesia patut bersyukur, pelaksanaan pemilu yang ke-6 di era reformasi berjalan damai, sekali pun banyak pihak mengecam keras niretika berdemokrasi yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo. Tetapi, menurut Subardi, transisi kekuasaan yang dihasilkan pemilu di Indonesia tidak berujung konflik atau disintegrasi bangsa.

Polarisasi yang tajam di masyarakat perlahan mereda seiring usainya pemilu. Di titik inilah masyarakat semakin dewasa berdemokrasi sehingga membawa pemilu sebagai sarana persatuan bangsa.

“Kita boleh kecewa, marah, sedih, melihat demokrasi ditundukkan di bawah kekuasaan. Tetapi kita patut bangga karena pemilu tidak berujung konflik. Masyarakat kita semakin dewasa berdemokrasi, saling menghargai perbedaan politik,” tambah Mbah Bardi, sapaan akrabnya.

Kematangan berdemokrasi merupakan modal utama membangun bangsa pasca-pemilu. Semangat menjadikan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa perlu ditunjukkan oleh semua pihak, terutama dari pemegang mandat kekuasaan. Presiden sebagai chief of state tidak boleh lagi mengacaukan demokrasi demi ambisi mempertahankan kekuasaannya.

Dinamika yang terjadi sepanjang proses pemilu 2024 harus menjadi evaluasi, bahwa kekuasaan ada batasnya. Pembatasan kekuasaan adalah tujuan berdemokrasi. Negara diatur dengan batasan-batasan moral, etika, dan aturan hukum. Subardi berharap, pasca-pemilu masyarakat lebih aktif mengontrol pemerintah.

Advertisement

“Ini tantangan bersama bagaimana membangun kontrol sosial yang kuat, kontrol parlemen yang kuat. Bila fungsi kontrol itu lemah, yang terjadi adalah kekacauan berdemokrasi. Saya kira peta politik pasca pemilu akan memperkuat fungsi kontrol itu,” ujar anggota Komisi VI DPR RI itu.

Di sosialisasi ini, Subardi menjelaskan beberapa faktor terwujudnya pemilu sebagai sarana integrasi bangsa yakni, Pertama, penyelenggaraan pemilu yang berintegritas sesuai aturan. Kedua, peserta pemilu yang mematuhi aturan kampanye dan sprotif dalam berkompetisi. Ketiga, warga menjadi pemilih berdaulat, menjadi pemilih cerdas, memilih dengan pertimbangan rasional, bukan emosional, apalagi transaksional.(NK/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...