Connect with us

Politik

Nurlaela Soroti Kesempatan Berkarier Bagi Perempuan di Malut

Published

on

JAKARTA (3 Juli): Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Dr. Nurlaela Syarif menekankan pentingnya kesempatan berkarier yang sama bagi perempuan.

Demikian disampaikan Peraih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sahid Jakarta, itu dalam forum diskusi bersama Beyond Borders Indonesia, baru-baru ini.

Sebagai komunitas yang memberi perhatian terhadap isu-isu pembangunan di perbatasan NKRI, Beyond Borders Indonesia menyelenggarakan diskusi bersama DR. Sari Wattimena dan Dr. Nurlaela Syarif.

Nurlaela masih melihat adanya ketimpangan gender yang terjadi di wilayah Maluku Utara. Dia menilai bahwa Maluku Utara masih menganut budaya patriarki, sektoral, sehingga kesempatan itu lebih terbuka kepada laki-laki.

Perspektif leadership misalnya, dari 46 OPD partisipasi di bidang lingkup pemerintahan masih minim perempuan. Hal tersebut menjadi “mindset” yang perlu dirubah, karena fasilitas ruang dan kesempatan masih luas,” kata Nurlaela, Rabu (3/7).

Menurut dia perempuan yang berkarier di dunia politik sampai saat ini juga belum merata dan masih terbatas jumlahnya.

Advertisement

Hal ini menjadi tantangan apalagi masih ada pemikiran bahwa perempuan tidak bisa memimpin karena wilayah Maluku Utara adalah wilayah kesultanan,” kata dia.

Untuk meningkatkan peran para perempuan dalam pembangunan di Wilayah Maluku Utara menurut dia salah satu titik tekannya adalah pentingnya kolaborasi lintas sektor yang diawali dengan aksi mindset membuka ruang dan kesempatan untuk peran perempuan.

Pasalnya Nurlaela melihat isu besar yang terjadi di Maluku Utara adalah keterwakilan, perlindungan dan pemberdayaan, hingga pengetahuan dan ekonomi.

Isu besar ini jika pembangunannya disinergikan akan berdampak pada pembangunan yang berkelanjutan sesuai dengan misi Maluku Utara menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia.

Untuk itu Nurlaela menekankan pentingnya semangat saling berbagi gagasan, tentang pentingnya peran perempuan dalam pembangunan sebuah daerah.

Karena kesempatan ini tidak hanya membicarakan tentang isu gender namun juga tentang isu Hak Asasi Manusia,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Sari Wattimena, menekankan pentingnya pembangunan untuk menyambut Indonesia Emas 2045 termasuk pembangunan perempuan di Indonesia Timur khususnya Provinsi Maluku Utara.

Menurut dia berdasarkan hasil pengukuran data statistik yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa nilai IKG nasional tahun 2020 bahwa kegagalan pencapaian pembangunan manusia akibat dari adanya ketidaksetaraan gender adalah sebesar 40 persen.

Advertisement

Dan berdasarkan pengalamannya sebagai konsultan yang pernah terlibat dalam beberapa riset dengan NGO International seperti USAID dan pertambangan di Wilayah Papua, menyimpulkan bahwa ketimpangan pembangunan dari sudut pandang gender mengakibatkan pembangunan tidak dapat mencapai potensinya yang optimal, khususnya di Wilayah Timur Indonesia.

Kondisi yang ideal dalam pembangunan manusia yang diharapkan adalah kelompok penduduk laki-laki dan perempuan memiliki akses yang sama untuk berperan dalam pembangunan, memegang kendali atas sumber daya pembangunan yang ada, serta menerima manfaat dari pembangunan yang setara dan adil,” tutup dia.

(RO/WH)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...