Nasional
PBHI Tak Setuju Kursi Kapolri Diduduki Jenderal yang Pernah Melanggar HAM
Kabarpolitik.com, MAKASSAR — Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Sulsel mengapresiasi adanya nama-nama yang bakal menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang akan pensiun dalam waktu dekat.
Saat ini, sudah ada beberapa nama yang digadang-gadang menjadi polisi dengan jabatan tertinggi di Polri ini. Salah satunya yang paling santer ditunjuk adalah Komjen Listyo Sigit.
Namun bagi PBHI, siapapun yang menjadi Kapolri, dalam hal rekam jejak harus dilihat pertama sebelum calon itu menerima tongkat komando dari Jenderal Idham Azis.
“Bagi kami yang harus dilihat lebih awal adalah rekam jejak tentang indikasi pelanggaran HAM terhadap para calon Kapolri. Apakah terindikasi pernah melakukan pelanggaran HAM atau tidak,” kata Ketua PBHI Sulsel, Rachmat Sukarno, Selasa (12/1/2021.
Baginya, PBHI fokus pada kasus pelanggaran HAM. Maka tak heran, dia minta agar calon Kapolri nanti tak pernah terlibat kasus yang dianggap berat tersebut.
Kita harus melihat dari sisi itu dulu. Agar ke depan tidak ada lagi korban korban penyiksaan terkait pelanggaran HAM,” jelasnya kepada Kabarpolitik.com.
“Seperti kita juga ketahui bersama, insitusi Polri adalah pengayom masyarakat bukan sebagai penindas masyarakat,” sambung dia, melalui pesan singkat. (ishak/fajar)
rn(Fajar)rn


