Connect with us

Jabodetabek

UIN Jakarta Jadi Pelopor Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di PTKIN

Published

on

Fakultas Kedokteran (FK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan menyusul diterbitkannya izin pembukaan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi. Penerbitan izin program spesialis ini semakin melengkapi jenjang pendidikan kedokteran yang ditawarkan fakultas, sekaligus menjadi yang pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama RI.rnIzin pembukaan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sendiri dituangkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 976 Tahun 2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Surat keputusan ini ditandatangani pada 3 November 2025.rn“Memutuskan, Menetapkan, Kesatu: memberikan izin pembukaan Program Studi Obstetri dan Ginekologi Program Spesialis pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta di Kota Tangerang Selatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama,” sebut keputusan menteri tersebut.rnDalam Keputusan disebutkan, izin pembukaan diberikan menyusul pemenuhan persyaratan minimum akreditasi penyelenggaran program studi. Terkait itu, surat keputusan menegaskan kewajiban program studi agar diselenggarakan dengan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi sesuai peraturan perundang-undangan, serta wajib melaporkan hasil penyelenggaraan program studi paling lambat satu bulan setelah akhir setiap semester kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.rnPenerbitan izin tersebut disambut penuh syukur oleh pimpinan dan sivitas akademika UIN Jakarta. Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki M.Epid., Sp.OT. FICS., menyampaikan rasa syukurnya atas terbitnya izin pembukaan program spesialis tersebut.rn“Alhamdulillah dan terima kasih banyak dukungan bapak ibu pimpinan (UIN Jakarta dan Kementerian Agama RI, red.), izin Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi / Obsgyn Fakultas Kedokteran UIN Jakarta telah keluar. Sehingga, saat ini UIN Jakarta telah memiliki dua program dokter spesialis. Semoga berkah dan bermanfaat,” ujarnya.rnSebelumnya, FK UIN Jakarta juga telah mengantongi izin pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, sebagaimana tertuang dalam SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 474/E/0/2024.
Selain itu, FK UIN Jakarta juga mencatatkan prestasi pertama di lingkungan PTKIN sebagai fakultas kedokteran pertama yang memperoleh izin pembukaan Program Magister Ilmu Biomedis. Izin pembukaan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 24/A/O/2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Biomedis Program Magister pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.rnDekan Zaki berharap terbitnya izin program spesialis kedua ini dapat semakin memperkuat kontribusi Fakultas Kedokteran UIN Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, baik di bidang pulmonologi maupun obstetri dan ginekologi. “Kami berharap, hadirnya program spesialis ini dapat mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai integritas dan spiritualitas,” ujarnya.rnIa menambahkan, kehadiran program spesialis terbaru ini mendorong fakultas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan fasilitas pembelajaran. “Mohon dukungan dari sivitas akademika Fakultas Kedokteran, pimpinan UIN Jakarta, maupun Kementerian Agama RI dalam upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajarannya,” imbuhnya.rnSelanjutnya, Dekan Zaki menuturkan, FK UIN Jakarta tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Anak (IKA). Program ini akan menjadi wadah pengembangan kompetensi lanjutan bagi para dokter umum untuk menjadi dokter spesialis anak (Sp.A). “Mohon doa dari semua agar proses pembukaan program studi dokter spesialis anak ini bisa segera kita buka,” imbuh Dekan Zaki.rnSebagai catatan, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Anak merupakan program lanjutan yang berfokus pada perawatan anak mulai dari bayi hingga remaja, mencakup penanganan berbagai kondisi medis, penyakit umum, penyakit menular, hingga subspesialis seperti kardiologi (jantung), nefrologi (ginjal), dan gastrohepatologi (pencernaan) pada anak-anak.rnSementara itu, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Fakultas Kedokteran. “Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian FK UIN Jakarta yang terus menunjukkan kemajuan pesat. Izin program spesialis ini menjadi tonggak penting bagi penguatan kontribusi keilmuan bidang kedokteran di lingkungan PTKIN,” apresiasinya.rnKe depan, Rektor berharap, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta terus berkembang maju menjadi pusat pendidikan kedokteran Islami yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi bagi kemanusiaan. “Termasuk, kita berharap program ini dapat melahirkan dokter spesialis yang unggul, berakhlak, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan nasional,” ujar Rektor.rnDiketahui, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta kini telah genap berusia 20 tahun sejak menerima mahasiswa angkatan pertama pada 2005 melalui Program Studi Pendidikan Dokter. Hingga pertengahan Juli 2025, Fakultas Kedokteran UIN Jakarta telah meluluskan sekitar 1.200 dokter yang kini bertugas di berbagai daerah untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...