Politik
Abdul Wachid Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Lebih Tertata dan Berkualitas
Published
2 bulan agoon
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menunjukkan perbaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pelaksanaan haji yang untuk pertama kalinya dikelola penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dinilai lebih tertata, terutama dalam penempatan jemaah, layanan hotel, hingga mobilisasi menuju Arafah.
“Untuk pelaksanaan haji tahun 2026 ini yang pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Haji dan Umrah, saya lihat lumayan bagus dan berhasil,” kata Abdul Wachid saat ditemui Parlementaria di kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, penyederhanaan syarikah dari delapan menjadi dua perusahaan layanan membuat penataan jemaah lebih mudah. Selain itu, penggunaan kartu Nusuk dan tasreh membantu percepatan layanan sekaligus memudahkan jemaah mengetahui lokasi hotel dan kelompoknya masing-masing sejak tiba di Arab Saudi.
Ia mengatakan sistem baru tersebut membuat jemaah gelombang pertama yang tiba di Madinah tidak lagi mengalami persoalan perebutan hotel seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Jemaah bisa satu kelompok dengan keluarganya, dengan pendampingnya, bahkan satu kabupaten. Ini ibaratnya seperti kampung pindah ke Tanah Suci,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Abdul Wachid juga menyoroti peningkatan kualitas akomodasi jemaah reguler Indonesia. Untuk pertama kalinya, sekitar 5.000 jemaah reguler disebut menempati hotel berbintang lima di Madinah.
“Baru tahun ini jemaah haji reguler menempati hotel bintang lima. Selain itu banyak hotel yang dekat sekali dengan Masjid Nabawi,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.
Selain penginapan, kualitas konsumsi juga dinilai lebih baik karena menyesuaikan selera Indonesia. Menurutnya, makanan yang disediakan mencakup lauk khas Nusantara seperti ikan, telur, daging, hingga buah-buahan dengan cita rasa yang familiar bagi jemaah.
Perbaikan juga terlihat saat pergerakan jemaah menuju Arafah. Ia menyebut petugas berhasil mencegah penumpukan calon jemaah di titik keberangkatan bus sehingga proses mobilisasi berlangsung lebih tertib.
“Jemaah tidak boleh turun sebelum bus datang. Jadi tidak ada penumpukan seperti tahun lalu,” tuturnya.
Meski demikian, Timwas Haji DPR RI masih menemukan sejumlah catatan evaluasi, terutama saat perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Beberapa bus disebut mengalami keterlambatan sehingga ada jemaah yang baru terangkut pada pagi hari.
“Ini nanti menjadi evaluasi untuk tahun yang akan datang,” ucap Abdul Wachid.
Ia menambahkan Timwas Haji DPR RI juga mendorong peningkatan kualitas tenda di Arafah dan Mina dari paket D menjadi paket C agar kenyamanan jemaah semakin baik.
“Kita ingin jemaah tidak ditata sampai seperti ikan pindang,” tutupnya.
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

