Politik
Anggi Arando Desak Pemprov DKI Pulihkan Lapangan Tanah Merah yang Berubah Jadi Danau
Published
2 minggu agoon
Anggota DPRD DKI Jakarta, Anggi Arando Siregar, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mencari solusi atas kondisi lapangan sepak bola di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, yang kini berubah menjadi genangan air menyerupai danau kecil.
Menurutnya, kondisi tersebut telah menghilangkan ruang aktivitas masyarakat sekaligus berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan dan lingkungan.
Hal itu disampaikan Anggi saat rapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Selasa (7/7/2026). Ia menjelaskan bahwa lapangan tersebut dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga bagi anak-anak dan pemuda di kawasan Tanah Merah.
“Saya menanyakan kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga mengenai kondisi lapangan di Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan. Dulu lapangan ini menjadi tempat warga dan anak-anak berolahraga, namun sekarang kondisinya memprihatinkan,” ujarnya.
Arando menjelaskan, status lahan yang dimiliki Pertamina memang membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak dapat melakukan pembangunan secara langsung. Namun, ia mengingatkan bahwa pada 2021 pemerintah daerah berhasil membangun akses jalan setelah menjalin komunikasi dengan pihak Pertamina.
“Karena status tanahnya milik Pertamina, Pemprov memang memiliki keterbatasan. Namun, pembangunan jalan pada 2021 membuktikan bahwa komunikasi dan kolaborasi dengan Pertamina bisa dilakukan,” katanya.
Ia mengungkapkan, sejak jalan di kawasan tersebut ditinggikan, aliran air hujan justru mengarah ke lapangan sehingga lama-kelamaan berubah menjadi kolam besar. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi keluhan warga karena fasilitas olahraga yang sebelumnya aktif kini tidak lagi dapat dimanfaatkan.
“Berdasarkan aspirasi masyarakat, sekarang lapangan itu sudah berubah menjadi kolam atau danau. Setiap hujan, air mengalir ke titik terendah, yaitu lapangan, sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk berolahraga,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Anggi juga menyinggung perubahan nama kawasan Tanah Merah menjadi “Tanah Harapan”. Menurutnya, perubahan nama harus dibarengi dengan langkah nyata yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Jangan sampai perubahan nama menjadi Tanah Harapan hanya menjadi harapan semata. Pemerintah harus mewujudkannya melalui solusi yang nyata bagi warga,” tegasnya.
Politisi muda Partai Gerindra itu menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat meskipun lahan tersebut bukan merupakan aset pemerintah daerah. Karena itu, ia mendorong Pemprov membangun komunikasi dengan Pertamina agar lapangan dapat dipulihkan dan kembali difungsikan sebagai sarana olahraga.
“Walaupun status tanahnya milik Pertamina, Pemprov harus hadir untuk masyarakat. Bangun komunikasi dengan Pertamina agar aset ini dapat dimanfaatkan kembali, lingkungannya terjaga, dan lapangan bisa kembali menjadi fasilitas olahraga bagi warga,” tuturnya.
Arando menambahkan, keberadaan lapangan olahraga memiliki manfaat yang besar bagi lingkungan dan masyarakat. Selain menjadi ruang aktivitas positif bagi anak-anak dan pemuda, lapangan yang berfungsi dengan baik juga dapat mencegah genangan air, penumpukan sampah, serta berkembangnya nyamuk penyebab penyakit.
“Kalau lapangan ini kembali berfungsi, anak-anak punya ruang berolahraga dan berkegiatan positif. Lingkungan juga akan lebih bersih, tidak ada genangan, tidak menjadi sarang nyamuk, dan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit,” pungkasnya.
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Komisi IV DPR Akan Panggil PT BSI, Titiek Soeharto: Tambang Harus Sejahterakan Masyarakat
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

