Connect with us

Politik

Bahtra Dorong Relaksasi Batas Belanja Pegawai Daerah untuk Jamin Gaji PPPK

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan perlunya relaksasi ketentuan batas belanja pegawai daerah serta penyusunan skema pembiayaan yang lebih fleksibel untuk penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut Bahtra, banyak pemerintah daerah mengeluhkan beban fiskal akibat ketentuan belanja pegawai yang dibatasi maksimal 30 persen dari APBD. Kondisi tersebut dinilai semakin berat seiring penyesuaian transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah.

“Undang-undang memang mengatur belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen APBD. Namun, Komisi II DPR RI memandang perlu adanya relaksasi karena aturan ini baru akan berlaku efektif pada Januari 2027 dan daerah membutuhkan waktu untuk menyesuaikan,” kata Bahtra di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, Komisi II telah meminta pemerintah daerah melakukan penyesuaian bertahap terhadap struktur belanja pegawai yang saat ini masih melebihi batas tersebut. Di sisi lain, pemerintah pusat juga perlu menyiapkan skema pembiayaan yang lebih adaptif sesuai kemampuan fiskal masing-masing daerah.

Untuk itu, Komisi II mendorong koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Keuangan guna merumuskan solusi yang tepat bagi pembiayaan gaji PPPK.

Advertisement

Bahtra menegaskan bahwa perhatian khusus perlu diberikan kepada tenaga kesehatan dan guru karena keduanya berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, terutama di daerah terpencil. Komisi II bahkan membuka opsi agar pembiayaan gaji tenaga kesehatan dan guru dapat didukung melalui APBN dalam skema tertentu yang masih dibahas pemerintah.

Selain itu, Bahtra memastikan Komisi II DPR RI menolak adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Dalam situasi ekonomi saat ini, tidak boleh ada PHK PPPK. Itu menjadi komitmen kami,” tegas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Terkait wacana revisi Undang-Undang ASN, Bahtra menilai langkah tersebut belum menjadi prioritas. Fokus utama saat ini adalah memastikan kebijakan yang sudah ada dapat berjalan optimal melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia juga meluruskan berbagai isu yang beredar mengenai potensi PHK massal PPPK. Menurutnya, pemerintah telah menjamin tidak ada kebijakan pemutusan hubungan kerja massal terhadap PPPK.

Advertisement

“Pemerintah sudah menjamin tidak ada PHK massal PPPK. Jadi masyarakat tidak perlu terpengaruh informasi yang tidak benar,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...