Politik
Bambang Haryo Dorong Perbaikan Layanan Air Publik agar Warga Tak Bergantung pada AMDK
Published
3 bulan agoon
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti masih rendahnya layanan air bersih yang membuat masyarakat bergantung pada air minum dalam kemasan (AMDK). Menurutnya, kondisi tersebut terjadi bukan karena pilihan masyarakat, melainkan karena layanan air minum publik belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan warga.
“Air minum seharusnya bisa dipenuhi dari layanan PDAM. Namun hingga saat ini cakupannya masih terbatas dan belum mampu melayani seluruh masyarakat,” ujar Bambang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja Industri Air Minum Dalam Kemasan Komisi VII DPR RI bersama BPOM dan BPKN di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Bambang menjelaskan cakupan layanan PDAM saat ini masih berkisar antara 20 hingga 60 persen dari jumlah penduduk. Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah negara maju yang telah mampu menyediakan air minum layak konsumsi langsung dari keran dengan harga terjangkau. Akibatnya, masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan ekonomi masih bergantung pada AMDK untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap distribusi AMDK. Menurutnya, produk AMDK yang diangkut menggunakan truk sering kali terpapar panas dalam waktu lama, terutama saat terjadi antrian panjang di jalur penyeberangan, namun belum terlihat adanya pengawasan yang memadai terhadap kondisi tersebut.
“Distribusi AMDK juga perlu diawasi secara ketat. Produk yang sampai ke masyarakat harus dipastikan tetap aman dan memenuhi standar kualitas,” tegasnya.
Pejuang Politik Gerindra itu turut mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan dan sertifikasi yang berlaku saat ini. Ia menilai perlu ada penyederhanaan regulasi agar tidak menambah beban biaya produksi yang pada akhirnya berdampak pada harga jual kepada konsumen.
“Air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu pemerintah perlu memastikan kualitas, keamanan, sekaligus keterjangkauan harganya,” katanya.
Dalam rapat yang sama, BPOM memaparkan hasil pengawasan AMDK tahun 2025 yang menunjukkan masih adanya sejumlah sarana produksi yang belum memenuhi ketentuan. Temuan tersebut antara lain terkait penerapan higiene dan sanitasi yang belum optimal, kondisi lingkungan produksi, serta sistem pengendalian mutu yang perlu ditingkatkan.
Sementara itu, BPKN menyampaikan hasil pemantauan terkait penggunaan galon air minum yang telah beredar dalam jangka waktu cukup lama. Karena itu, BPKN mendorong penguatan standar mutu dan perlindungan konsumen, termasuk peningkatan pengawasan terhadap depot air minum isi ulang di berbagai daerah.
Bambang menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas air minum harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin keamanan, kesehatan, dan perlindungan bagi masyarakat sebagai pengguna.
Menhan Sjafrie Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Disetujui
Hari Keempat Pembinaan KKRI, Kadet Perkuat Nilai Sejarah, Ideologi, dan Kecakapan Digital
Kemhan dan TNI Perkuat Respons Bencana, dari Erupsi, Gempa NTT Hingga Karhutla
Sumur Mulai Mengering, Rocky Candra Bergerak Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Tangkit
23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bergerak Bantu Warga Asrama Kodam Mattoanging
Peduli Korban Kebakaran, DPC Gerindra Badung Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baleg Kebut RUU Reforma Agraria, Bob Hasan Targetkan Rampung Sebelum Hari Tani
Sri Meliyana Ingatkan Peserta JKN Aktif Cek Status Kepesertaan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

