Connect with us

Politik

Bob Hasan: RUU Satu Data Indonesia Harus Fleksibel dan Tidak Terlalu Teknis

Published

on

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menilai pengaturan teknis mengenai koordinasi antarinstansi dalam penanganan insiden keamanan data tidak perlu dirinci dalam Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia (RUU SDI). Menurutnya, RUU tersebut harus tetap berfungsi sebagai payung hukum yang mengatur prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

Pandangan itu disampaikan dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Baleg DPR RI yang membahas RUU Satu Data Indonesia di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026), saat membahas usulan Pasal 89 ayat (3) huruf c terkait koordinasi Badan Satu Data Indonesia (BSDI) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam penanganan insiden keamanan data.

Menurut Bob, yang perlu ditegaskan dalam undang-undang adalah adanya jaminan keamanan data dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia. Sementara itu, mekanisme koordinasi dan tata cara penanganan insiden dapat diatur lebih lanjut melalui peraturan pelaksana.

“Menurut saya ini kan *umbrella*, kita sedang membuat payung hukum. Nanti soal bagaimana pengoordinasian demi keamanannya, kemudian penanganannya, itu diatur dalam peraturan pelaksanaan,” ujar Bob.

Legislator Gerindra itu menambahkan, berbagai instansi saat ini telah memiliki kewenangan dan perangkat masing-masing dalam bidang keamanan siber. Karena itu, pengaturan yang terlalu rinci di tingkat undang-undang dinilai belum diperlukan.

Advertisement

“Yang penting pasal ini memberikan jaminan keamanan data. Itu kunci dari undang-undang ini,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyoroti penempatan norma terkait koordinasi antara BSDI dan BSSN dalam Pasal 89 ayat (3). Menurutnya, ketentuan tersebut kurang tepat ditempatkan pada ayat yang mengatur kewajiban penyelenggara ketika terjadi insiden keamanan data.

“Kalaupun kita sepakati poin ini, tempatnya bukan di sini. Seharusnya tetap di ayat 2, karena ayat ini mengatur kewajiban penyelenggara saat terjadi insiden,” kata Doli.

Doli juga menilai koordinasi tidak seharusnya dibatasi hanya dengan BSSN. Menurutnya, terdapat sejumlah lembaga lain yang memiliki fungsi terkait keamanan siber, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Apakah BSDI ketika terjadi gangguan keamanan hanya berkoordinasi dengan BSSN? Polri juga memiliki badan siber. Jadi menurut saya sebaiknya dibuat lebih terbuka,” ujarnya.

Advertisement

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Baleg DPR RI menyempurnakan substansi RUU Satu Data Indonesia agar mampu menjamin tata kelola data yang terintegrasi, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan koordinasi antarinstansi.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...