Politik
Hadapi El Nino, Titiek Soeharto Minta Mitigasi Cepat dan Terintegrasi
Published
3 minggu agoon
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, menegaskan pentingnya langkah antisipasi dan mitigasi yang cepat, terintegrasi, serta berbasis data dalam menghadapi potensi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga produktivitas pangan dan ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.
Hal itu disampaikan Titiek saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026).
“Komisi IV DPR RI memandang bahwa isu perubahan iklim, khususnya potensi El Nino, merupakan tantangan yang harus diantisipasi secara serius. Langkah mitigasi harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berbasis data agar dampaknya terhadap sektor pertanian dan peternakan dapat ditekan,” ujar Titiek.
Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal pada musim kemarau tahun ini. Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan produktivitas pertanian dan peternakan.
Titiek menilai Kalimantan Selatan memiliki peran strategis sebagai salah satu penyangga pangan nasional. Karena itu, ia menekankan pentingnya memastikan dampak El Nino tidak mengganggu produksi maupun pasokan pangan, termasuk untuk mendukung kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra itu, mitigasi di sektor pertanian harus difokuskan pada pengamanan produksi melalui optimalisasi irigasi dan pompanisasi, pemanfaatan lahan rawa dan lebak, penyediaan benih tahan kekeringan, kecukupan pupuk, serta penguatan penyerapan hasil panen dan cadangan pangan pemerintah.
“Seluruh upaya tersebut hanya akan berhasil jika didukung sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, penyuluh, dan para petani,” katanya.
Di sektor peternakan, Titiek mengingatkan bahwa kemarau panjang juga meningkatkan risiko heat stress pada ternak serta potensi munculnya Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan zoonosis. Oleh sebab itu, peran Balai Veteriner Banjarbaru sebagai laboratorium rujukan regional Kalimantan perlu terus diperkuat, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas laboratorium, maupun layanan kesehatan hewan.
Melalui kunjungan tersebut, Komisi IV DPR RI juga ingin memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi El Nino, mulai dari sistem peringatan dini, ketersediaan sarana produksi pertanian, distribusi pupuk, pengamanan cadangan pangan, stabilisasi harga, pengawasan lalu lintas komoditas dan ternak, hingga kesiapan layanan veteriner dalam mengantisipasi peningkatan penyakit hewan.
“Kami ingin memastikan program dan anggaran yang telah dialokasikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Petani dan peternak harus tetap bisa berproduksi, pasokan pangan tetap terjaga, dan stabilitas harga pangan dapat dipertahankan di tengah tantangan perubahan iklim,” tegasnya.
Sebagai informasi, Balai Veteriner Banjarbaru merupakan laboratorium rujukan regional di Pulau Kalimantan yang memiliki peran penting dalam deteksi dini, diagnosis, dan pengujian penyakit hewan melalui layanan bakteriologi, virologi, dan parasitologi. Keberadaannya menjadi garda terdepan dalam pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan zoonosis, terutama saat musim kemarau ketika kualitas pakan dan ketersediaan air menurun sehingga meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Komisi IV DPR Akan Panggil PT BSI, Titiek Soeharto: Tambang Harus Sejahterakan Masyarakat
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

