Politik
Himmatul Aliyah: SNPMB Harus Transparan, Akuntabel, dan Bebas Kecurangan
Published
3 bulan agoon
Komisi X DPR RI menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di perguruan tinggi negeri (PTN). Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan sistem seleksi berjalan transparan, akuntabel, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik di Indonesia.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menegaskan bahwa penyelenggaraan SNPMB tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis seleksi, tetapi juga menyangkut pemerataan akses pendidikan tinggi dan prinsip keadilan bagi seluruh calon mahasiswa.
“Panja Komisi X DPR RI bersama Kemdiktisaintek perlu segera melakukan evaluasi pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru untuk memastikan SNPMB berjalan secara transparan, akuntabel, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik di Indonesia,” ujar Himmatul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja SNPMB bersama Kemdiktisaintek, Panitia SNPMB, dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta.
Selain itu, Komisi X DPR RI menyoroti pentingnya pencegahan praktik kecurangan, termasuk dugaan perjokian dalam pelaksanaan UTBK-SNBT. Menurut Himmatul, penguatan pengawasan harus dibarengi dengan penyempurnaan teknologi dan sistem verifikasi peserta.
“Pencegahan praktik pelanggaran dan kecurangan harus dilakukan melalui penguatan sistem pengawasan serta mitigasi praktik perjokian dengan penyempurnaan algoritma seleksi, penggunaan perangkat pengamanan, dan identifikasi peserta secara ketat sejak awal pelaksanaan seleksi,” katanya.
Komisi X DPR RI juga menilai perlu adanya evaluasi berkala terhadap daya tampung program studi dan seluruh jalur seleksi nasional. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara kapasitas perguruan tinggi, kualitas pendidikan, dan kebutuhan pembangunan nasional.
“Evaluasi berkala terhadap daya tampung program studi dan seluruh jalur seleksi penting dilakukan guna memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daya dukung perguruan tinggi,” ucap Himmatul.
Lebih lanjut, Panja Komisi X DPR RI juga mendorong kajian ulang terhadap mekanisme dan jadwal SNPMB sebagai bagian dari upaya penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa baru secara komprehensif.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, mulai dari kesesuaian regulasi dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, akses peserta dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah terdampak bencana, hingga dampak sistem seleksi terhadap perguruan tinggi swasta (PTS).
Selain itu, Panja juga menyoroti efektivitas jalur SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri, termasuk aspek transparansi, akuntabilitas, keamanan data, digitalisasi sistem, mekanisme pengaduan peserta, serta evaluasi pelaksanaan seleksi di Universitas Terbuka.
Melalui evaluasi tersebut, Srikandi Gerindra itu berharap sistem SNPMB dapat terus diperbaiki sehingga mampu menjamin akses, keterjangkauan, dan kepastian layanan pendidikan tinggi yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Menhan Sjafrie Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Disetujui
Hari Keempat Pembinaan KKRI, Kadet Perkuat Nilai Sejarah, Ideologi, dan Kecakapan Digital
Kemhan dan TNI Perkuat Respons Bencana, dari Erupsi, Gempa NTT Hingga Karhutla
Sumur Mulai Mengering, Rocky Candra Bergerak Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Tangkit
23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bergerak Bantu Warga Asrama Kodam Mattoanging
Peduli Korban Kebakaran, DPC Gerindra Badung Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baleg Kebut RUU Reforma Agraria, Bob Hasan Targetkan Rampung Sebelum Hari Tani
Sri Meliyana Ingatkan Peserta JKN Aktif Cek Status Kepesertaan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

