Politik
Himmatul Aliyah: SPMB Harus Menjamin Akses Pendidikan Tinggi untuk Semua
Published
2 bulan agoon
Akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga menyangkut daya tampung, keterjangkauan biaya, hingga kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hal itu menjadi perhatian Panitia Kerja (Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Komisi X DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (25/6/2026).
Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua Panja SPMB, Himmatul Aliyah, menegaskan bahwa pengawasan DPR tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelaksanaan seleksi mahasiswa baru, tetapi juga pada pemerataan akses pendidikan tinggi.
“Kami Panja SPMB Komisi X DPR RI tidak hanya menaruh perhatian pada aspek teknis pelaksanaan seleksi, tetapi juga melihat persoalan ini dalam kerangka pemerataan akses dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi bagi seluruh warga negara,” ujarnya.
Himmatul menyoroti masih adanya berbagai persoalan dalam pelaksanaan SPMB, termasuk jalur mandiri di perguruan tinggi negeri yang kerap menjadi sorotan publik karena dinilai lebih menguntungkan calon mahasiswa dari kalangan ekonomi mampu.
“Jalur mandiri juga sering menuai kritik terkait besaran uang pangkal atau sumbangan pengembangan institusi, serta transparansi dan keadilan proses seleksi,” katanya.
Selain itu, Komisi X DPR RI juga menaruh perhatian terhadap praktik kecurangan dalam pelaksanaan SPMB yang semakin canggih, mulai dari penggunaan perangkat tersembunyi, *remote desktop*, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (*artificial intelligence*/AI).
Menurut Himmatul, kunjungan kerja ke daerah menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan SPMB sekaligus menyerap masukan dari perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan.
“Mengingat potensi munculnya berbagai persoalan dalam SPMB, kami perlu hadir langsung untuk memastikan akses, keterjangkauan, dan kepastian layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 9,9 juta penduduk usia 15–24 tahun atau 22,25 persen masuk kategori *Not in Employment, Education, or Training* (NEET). Sementara Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional pada 2024–2025 masih berada di kisaran 32 persen.
“Artinya, dari 100 orang usia kuliah, hanya sekitar 32 orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi,” tegasnya.
Menurut Himmatul, peningkatan akses pendidikan tinggi tidak hanya bergantung pada biaya kuliah, tetapi juga pada ketersediaan perguruan tinggi dan daya tampung yang memadai. Ia menilai perguruan tinggi swasta memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan, sehingga kebijakan SPMB harus disusun secara proporsional agar tidak berdampak pada keberlangsungan perguruan tinggi swasta.
Srikandi Gerindra itu berharap sinergi antara DPR RI, pemerintah, LLDIKTI, perguruan tinggi negeri, dan perguruan tinggi swasta terus diperkuat agar kebijakan SPMB benar-benar mampu memperluas akses pendidikan tinggi dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Menhan Sjafrie Hadiri Rapat Paripurna DPR RI, Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Disetujui
Hari Keempat Pembinaan KKRI, Kadet Perkuat Nilai Sejarah, Ideologi, dan Kecakapan Digital
Kemhan dan TNI Perkuat Respons Bencana, dari Erupsi, Gempa NTT Hingga Karhutla
Sumur Mulai Mengering, Rocky Candra Bergerak Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Tangkit
23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bergerak Bantu Warga Asrama Kodam Mattoanging
Peduli Korban Kebakaran, DPC Gerindra Badung Turun Langsung Salurkan Bantuan
Baleg Kebut RUU Reforma Agraria, Bob Hasan Targetkan Rampung Sebelum Hari Tani
Sri Meliyana Ingatkan Peserta JKN Aktif Cek Status Kepesertaan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

