Politik
Husni: Masukan Ulama Jadi Kunci Penyempurnaan Penyelenggaraan Haji
Published
2 bulan agoon
Berbagai masukan yang disampaikan para ulama dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji dinilai menjadi bekal penting bagi DPR dan pemerintah untuk menyempurnakan tata kelola haji pada musim haji mendatang. Pandangan dari para tokoh agama diharapkan mampu memperkuat kebijakan penyelenggaraan haji agar tetap selaras dengan ketentuan syariat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, M Husni, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Menurut Husni, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menghimpun pandangan dan pengalaman para ulama mengenai pelaksanaan ibadah haji. Seluruh masukan yang diterima akan menjadi referensi penting dalam mengevaluasi sekaligus menyempurnakan kebijakan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.
“Menarik sekali tadi apa yang tuan-tuan guru sampaikan tentang pelaksanaan ibadah haji. Masukan-masukannya sangat baik,” ujar Husni.
Husni menjelaskan bahwa evaluasi perlu dilakukan secara berkelanjutan mengingat Pemerintah Arab Saudi kerap menerapkan perubahan kebijakan menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan bagi penyelenggara haji Indonesia karena berdampak pada berbagai skema pelayanan yang telah dipersiapkan, termasuk pelaksanaan murur dan tanazul.
“Sering kali keputusan Pemerintah Arab Saudi baru keluar menjelang pelaksanaan. Tahun 2025, misalnya, rencana murur dan tanazul yang sudah disiapkan harus berubah karena adanya kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.
Meski demikian, Husni mengapresiasi pelaksanaan murur dan tanazul pada musim haji 2026 yang dinilainya berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 pelaksanaan murur dan tanazul dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Selain mengevaluasi aspek teknis, Husni menilai pengaturan pergerakan jemaah menuju Arafah menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi kepadatan saat puncak ibadah haji. Ia menegaskan, Komisi VIII DPR RI juga terus mendorong berbagai langkah efisiensi, termasuk upaya memperpendek masa tinggal jemaah di Arab Saudi guna menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami terus memperjuangkan langkah-langkah efisiensi karena itu menjadi salah satu cara untuk menekan biaya haji,” ungkapnya.
Legislator Gerindra itu berharap seluruh pandangan yang disampaikan para ulama tidak berhenti sebagai bahan diskusi semata, melainkan menjadi dasar evaluasi bersama bagi DPR dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih adaptif, berkualitas, dan mampu menjawab berbagai tantangan pada musim haji berikutnya.
“Tujuan kita hanya satu, bagaimana penyelenggaraan haji tahun 2027 bisa jauh lebih baik. Insyaallah, berbagai masukan dari para ulama hari ini akan menjadi bekal penting untuk mewujudkannya,” pungkas Husni.
Gerindra Bergerak, Sally dan Wihadi Salurkan Air Bersih ke 72 Desa Terdampak Kekeringan Bojonegoro
Wakili Menhan RI, Wamenhan Terima Audiensi Bupati Nias Barat Bahas Penguatan Pertahanan Kepulauan
LSAK Desak KPK Perjelas Status dan Aliran Uang Rp3,5 Miliar dalam Kasus Batu Bara Kukar
Program Madrasah Gemilang, 40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1 di STAI Syekh Manshur Pandeglang
Kadet KKRI Kunjungi SMA Taruna Nusantara Cimahi: Petik Inspirasi, Bangun Karakter, Hingga Kejar Cita-Cita
Wamenhan Tekankan Evaluasi dan Kesiapan SDM KDKMP dan KNMP
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi
WNA Overstay karena Bencana, Yan Permenas Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

