Politik
Husni Soroti Pentingnya Aplikasi Nusuk dalam Bimbingan Jemaah Haji
Published
3 minggu agoon
Anggota Komisi VIII DPR RI, M Husni, menilai materi bimbingan yang diberikan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) perlu disesuaikan dengan kebutuhan riil jemaah di lapangan. Menurutnya, pembekalan tidak cukup hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga harus mencakup keterampilan praktis serta pemanfaatan teknologi digital.**
Hal itu disampaikan Husni dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama pengurus KBIHU DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).
“Kami melihat hampir rata-rata KBIHU lebih banyak menekankan pada aspek ibadah. Padahal banyak jemaah yang, jangankan bahasa Arab, bahasa Indonesia saja masih ada yang kesulitan memahami,” ujar Husni.
Menurutnya, materi bimbingan perlu diperluas dengan pembekalan yang bersifat praktis, seperti tata cara penggunaan fasilitas penerbangan hingga pemanfaatan aplikasi Nusuk yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi. Pemahaman terhadap aplikasi tersebut dinilai dapat membantu jamaah ketika terpisah dari rombongan.
“Rata-rata jemaah haji yang tersesat atau terpisah dari rombongan, kalau bisa menunjukkan data di aplikasi Nusuk, pasti akan lebih mudah diarahkan kembali ke penginapan atau kelompoknya,” katanya.
Selain itu, Husni juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi antara KBIHU dan petugas penyelenggara ibadah haji agar pendampingan kepada jemaah berjalan lebih optimal. Menurutnya, sinergi tersebut sangat dibutuhkan, terutama dalam penanganan jemaah yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
“Bagaimana kerja sama KBIHU dengan para petugas haji yang dikelola pemerintah, baik di bidang transportasi, konsumsi, maupun layanan lainnya, perlu diperkuat agar pelayanan kepada jamaah semakin baik,” ungkapnya.
Legislator Gerindra itu juga mengingatkan pentingnya menyelaraskan mekanisme pelaksanaan badal haji bagi jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sinkronisasi tersebut diperlukan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan badal haji.
“Ke depan harus ada sinkronisasi, sehingga jangan sampai satu jemaah dibadalkan lebih dari satu kali,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Husni turut mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi mengharapkan adanya pendampingan tenaga kesehatan asal Indonesia di rumah sakit tempat jemaah dirawat. Menurutnya, kehadiran dokter Indonesia akan mempermudah komunikasi sekaligus membantu menjelaskan kondisi pasien kepada keluarga maupun petugas.
“Kerajaan Arab Saudi meminta adanya pendampingan dokter Indonesia di rumah sakit. Dokter kita tentu lebih memahami karakter pasien Indonesia, baik dari sisi komunikasi, kebiasaan, maupun penanganannya,” pungkasnya.
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Komisi IV DPR Akan Panggil PT BSI, Titiek Soeharto: Tambang Harus Sejahterakan Masyarakat
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

