Connect with us

Nasional

OTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Dinilai Beri Kado Ultah Pancasila untuk Rakyat

Published

on

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen IMIPAS) mendapat apresiasi dari kalangan pegiat antikorupsi. Penindakan yang dilakukan secara senyap tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi tanpa harus menunggu suatu perkara menjadi viral di ruang publik.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi di sektor keimigrasian sebenarnya bukan persoalan baru. Berbagai laporan dan aduan terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan serta praktik pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) telah lama menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk lembaga penegak hukum.

Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), A. Hariri, menilai langkah KPK dalam mengungkap kasus tersebut merupakan bentuk penegakan hukum yang patut diapresiasi karena menyentuh persoalan yang berpotensi merusak citra Indonesia di mata internasional.

“Penindakan oleh KPK ini merupakan bukti konkret keseriusan penegakan hukum yang tidak harus menimbang viralitas. Dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemerasan terhadap WNA telah mencoreng kebangsaan kita di mata publik internasional,” kata Hariri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6).

Menurutnya, pelaksanaan OTT di tiga lokasi berbeda menunjukkan profesionalisme dan kehati-hatian aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Ia juga menyoroti langkah pihak yang diduga terlibat yang kemudian menyerahkan diri kepada KPK.

Advertisement

“Operasi tangkap tangan yang dilaksanakan secara senyap di tiga tempat berjauhan menggambarkan tindakan profesional dan prudent. Situasi ini menunjukkan kewibawaan lembaga penegak hukum. Tegaknya kehormatan lembaga penegak hukum adalah kado ulang tahun Pancasila untuk rakyat,” ujarnya.

Meski demikian, Hariri menegaskan bahwa penetapan delapan tersangka dalam perkara tersebut tidak boleh dianggap sebagai akhir dari upaya pemberantasan korupsi di sektor keimigrasian. Ia mendorong KPK untuk mengusut perkara secara menyeluruh hingga ke akar persoalan.

“KPK harus membongkar dugaan kejahatan yang melibatkan pihak-pihak terkait hingga ke akarnya, termasuk menelusuri aliran dana yang diduga terjadi sejak masa kepemimpinan sebelumnya di Direktorat Jenderal Imigrasi,” katanya.

Hariri menambahkan, penelusuran terhadap aliran dana dan pihak-pihak yang diduga menerima keuntungan dari praktik korupsi tersebut penting dilakukan guna memastikan proses penegakan hukum berjalan tuntas dan menjadi momentum pembenahan tata kelola di Kemen IMIPAS.

“Ini harus diusut tuntas sesuai tempus delicti perkara. Berapa banyak setoran yang diterima dan ke mana saja aliran dananya harus dibuka secara terang. Dengan demikian, kasus ini dapat menjadi momentum perbaikan di Kementerian IMIPAS,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik2 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik2 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik2 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik2 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik2 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik2 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik2 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik2 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik2 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik2 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...