Connect with us

Politik

Penetapan DIP-DIK DPR Tahun 2023, Diharapkan Informasi Publik Lebih Terbuka Lagi

Published

on

Kepala Badan Keahlian (BK) Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI Inosentius Samsul mengungkapkan dengan adanya penetapan Daftar Infromasi Publik (DIP) – Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) DPR RI Tahun 2023 diharapkan lebih DPR terbuka lagi. Juga, tanpa diminta keberadaan informasi dapat lebih banyak lagi ketersediaannya.

“Dengan banyaknya data yang dibuka, serta sedikit data yang dikecualikan, maka zero permohonan bukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan. Sepanjang data yang dibuka itu bisa diakses publik. Terlebih lagi DPR RI saat ini sebagai open parlemen. Bagaimana hal itu bisa dilakukan jika data yang ditampilkan ke publik terbatas,” ujar Sensi, begitu Inosentius Samsul biasa disapa dalam acara Penetapan DIP-DIK Tahun 2023 & Forum Konsultasi Publik PPID Setjen DPR RI: “From Request to Access, Bangga Menjadi Terbuka”, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Sensi, terkadang transparasi itu menjadi sebuah upaya atau langkah yang tepat untuk menjawab respon publik yang terkadang negatif. Dikarenakan ketidakpahaman publik tersebut akan sebuah hal yang dilakukan atau dijalankan DPR RI.

Dari sana pihaknya berharap melalui kegiatan penetapan DIP dan DIK, semakin memperkokoh kerjasama dan komitmen bersama untuk mempertahankan peringkat Informatif DPR RI sebagai badan publik, yang semakin mengharumkan nama lembaga di mata publik. Dalam sambutannya, Sensi juga menjelaskan bahwa Hak atas informasi adalah bagian yang sangat menentukan dalam kehidupan setiap warga negara, terutama sebagai dasar untuk berpartisipasi dalam proses–proses sosial.

Hal tersebut membuat setiap orang harus memperoleh haknya untuk mendapat akses informasi dalam berbagai aspek kehidupan. Berawal dari bergulirnya reformasi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka kemudian lahirlah Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang diundangkan pada tanggal 30 April 2008.

Advertisement

Reformasi ditandai dengan adanya tuntutan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang mengisyaratkan bahwa penyelenggaraan negara harus dilakukan secara terbuka atau transparan, efisien, dan partisipatif. Setiap orang dijamin haknya untuk memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal itu bertujuan agar penyelenggaraan negara dapat diawasi oleh publik dan keterlibatan masyarakat dalam proses penentuan kebijakan publik semakin tinggi. Keterlibatan publik pada akhirnya akan menghasilkan penyelenggaraan negara yang lebih berkualitas, dan mendorong pula ketahanan nasional negara kita. Partisipasi seperti itu menghendaki adanya jaminan.

DPR RI sebagai Badan Publik, dalam hal ini melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Setjen DPR RI, senantiasa berupaya untuk memperbaiki tata kelola dan penyajian informasi publik melalui kanal-kanal informasi yang dimiliki DPR RI, agar informasi publik semakin mudah diakses masyarakat, sebagai pemenuhan kewajiban terhadap Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Pada tahun 2022, PPID Setjen DPR RI menambahkan fitur ramah disabilitas sensorik Netra, yang memudahkan masyarakat berkebutuhan khusus untuk dapat menggunakan aplikasi layanan informasi publik tanpa harus berkunjung langsung ke unit layanan informasi. Aplikasi ini terhubung langsung dengan back end yang ditangani langsung oleh petugas layanan, sehingga permohonan informasi yang diajukan mendapatkan tanggapan secara langsung dan cepat.

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...