Politik
Perbatasan RI-PNG Jadi Sorotan, Yan Mandenas Minta Tambah Personel Imigrasi
Published
2 bulan agoon
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, mendorong pemerintah memperkuat pengawasan di kawasan perbatasan Indonesia–Papua Nugini (PNG) melalui penambahan personel imigrasi, optimalisasi Pos Lintas Batas (PLB), serta pelibatan putra-putri asli Papua sebagai petugas di wilayah perbatasan.
Hal itu disampaikan Yan usai Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (24/7/2026). Menurutnya, panjangnya garis perbatasan RI-PNG yang melintasi Kabupaten Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Merauke, Keerom, hingga Kota Jayapura menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan lintas negara.
“Perbatasan RI dan Papua New Guinea sangat sulit diawasi karena pos lintas batas maupun personel imigrasi kita masih sangat terbatas,” ujar Legislator Fraksi Partai Gerindra itu.
Yan juga mendorong perluasan pemanfaatan Kartu Lintas Batas (KLB) bagi masyarakat perbatasan. Menurutnya, hubungan kekerabatan warga di kedua sisi perbatasan perlu difasilitasi melalui mekanisme yang tetap menjamin keamanan dan ketertiban.
Selain itu, ia mengusulkan agar pemerintah merekrut lebih banyak putra-putri asli Papua sebagai petugas di kawasan perbatasan. Menurutnya, masyarakat lokal memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap karakter wilayah sehingga dapat memperkuat pengawasan dan pelayanan keimigrasian.
“Ke depan kami berharap rekrutmen putra-putri asli Papua, khususnya dari daerah perbatasan, dapat diperbanyak agar pengawasan dan pelayanan kepada para pelintas batas semakin maksimal,” tegasnya.
Yan turut menyoroti ancaman peredaran narkotika di jalur perbatasan RI-PNG. Meski menilai aparat telah bekerja dengan baik, ia menegaskan penguatan personel dan infrastruktur tetap diperlukan untuk mencegah masuknya barang ilegal ke wilayah Indonesia.
“Persoalan yang masih menjadi perhatian adalah peredaran narkoba, khususnya ganja yang masuk dari Papua New Guinea. Karena itu, pengawasan di perbatasan harus terus diperkuat,” pungkasnya.
Wamenhan Dorong Penguatan Talenta dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Bantuan Kemanusiaan Tentara Jepang Merupakan Implementasi dari Diplomasi Pertahanan/DCA
13 Rumah Terbakar, SATRIA dan Laskar Gerindra Bone Hadir Bantu Warga
Potensi Kreatif Melimpah, Kawendra Soroti Minimnya Desain Industri yang Terdaftar
Suahasil Jadi Menkeu, Wihadi Berharap Kepercayaan Pasar dan Penerimaan APBN Makin Kuat
Putih Sari Pimpin Panja RUU Ketenagakerjaan, Dorong Regulasi Lindungi Pekerja dan Jaga Dunia Usaha
Darori Tekankan Reforma Agraria Jangan Picu Konflik dan Persoalan Hukum
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

