Politik
Putih Sari Soroti Kesenjangan Anggaran Imunisasi Nasional, Minta Kemenkes Siapkan Strategi Pendanaan
Published
3 bulan agoon
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyoroti kesenjangan anggaran dalam roadmap penguatan Program Imunisasi Nasional 2025–2029. Dari total kebutuhan anggaran sebesar Rp44,49 triliun, dana yang tersedia baru mencapai Rp39,58 triliun sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp4,91 triliun atau 11 persen.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan RI, Selasa (23/6/2026), yang membahas roadmap pembiayaan program imunisasi nasional.
“Masih terdapat gap sebesar Rp4,91 triliun. Karena itu perlu dijelaskan secara rinci untuk setiap komponen pembiayaan, termasuk potensi sumber pendanaannya, agar keberlanjutan program imunisasi dapat terjamin,” ujar Putih Sari.
Srikandi Partai Gerindra itu menegaskan pentingnya kepastian sumber pembiayaan agar target penguatan program imunisasi nasional dapat tercapai sesuai rencana.
Selain menyoroti aspek pendanaan, Putih Sari juga mengapresiasi capaian imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang telah melampaui 90 persen pada 2025. Ia meminta kejelasan terkait rencana perluasan imunisasi HPV kepada anak laki-laki yang sebelumnya dijadwalkan mulai 2027, termasuk kemungkinan percepatan pelaksanaannya pada 2026.
Tak hanya itu, ia juga meminta penjelasan mengenai koordinasi pelaksanaan vaksinasi polio bagi jemaah haji setelah pengelolaan kesehatan haji beralih dari Kementerian Kesehatan ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dalam rapat tersebut, Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa sekitar 83 persen anggaran program imunisasi dialokasikan untuk pengadaan vaksin dan logistik. Sementara sisanya digunakan untuk pelayanan imunisasi, surveilans, pelatihan tenaga kesehatan, penguatan rantai dingin, serta pelaksanaan imunisasi tambahan.
Sebagai tindak lanjut, Komisi IX DPR RI dan Kementerian Kesehatan sepakat agar pemerintah menyampaikan roadmap pembiayaan Program Imunisasi Nasional 2025–2029 secara tertulis. Dokumen tersebut harus memuat kebutuhan anggaran, sumber pendanaan, strategi pemenuhan kesenjangan anggaran, serta langkah-langkah untuk menjamin keberlanjutan program, paling lambat pada 30 Juni 2026.
Putih Sari berharap perencanaan pembiayaan yang matang dapat memastikan seluruh program imunisasi nasional berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
You may like
Warga Kesulitan Air, Gerindra Pemalang Turun Tangan Salurkan Bantuan ke 12 Titik
Gerindra Bergerak, Sally dan Wihadi Salurkan Air Bersih ke 72 Desa Terdampak Kekeringan Bojonegoro
Wakili Menhan RI, Wamenhan Terima Audiensi Bupati Nias Barat Bahas Penguatan Pertahanan Kepulauan
LSAK Desak KPK Perjelas Status dan Aliran Uang Rp3,5 Miliar dalam Kasus Batu Bara Kukar
Program Madrasah Gemilang, 40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1 di STAI Syekh Manshur Pandeglang
Kadet KKRI Kunjungi SMA Taruna Nusantara Cimahi: Petik Inspirasi, Bangun Karakter, Hingga Kejar Cita-Cita
Wamenhan Tekankan Evaluasi dan Kesiapan SDM KDKMP dan KNMP
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

