Connect with us

Politik

Sugiat Santoso: Uang Negara Harus Berdampak Langsung bagi Pemenuhan HAM

Published

on

Komisi XIII DPR RI menyepakati alokasi anggaran Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp953.101.376.000. Anggaran tersebut merupakan gabungan dari pagu indikatif dan tambahan anggaran yang telah disetujui DPR RI dalam pembahasan bersama Kementerian HAM.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menjelaskan pagu indikatif Kementerian HAM yang disepakati sebesar Rp728.129.471.000. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp480.036.445.000 dialokasikan untuk dukungan manajemen, sementara Rp248.093.026.000 diperuntukkan bagi program Pemajuan dan Penegakan HAM.

“Rencana pembagian anggaran awal ini sebenarnya sudah positif, dan kami di DPR menghargai langkah dari Kementerian HAM ini,” ujar Sugiat usai Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian HAM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Dalam pembahasan tambahan anggaran, Komisi XIII DPR RI memutuskan untuk tidak menyetujui usulan tambahan anggaran pada pos dukungan manajemen sebesar Rp267.928.471.000. Sebaliknya, DPR menyetujui penuh usulan tambahan anggaran sebesar Rp224.971.905.000 yang dialokasikan untuk program Pemajuan dan Penegakan HAM.

Menurut Sugiat, keputusan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya efisiensi belanja negara dan optimalisasi penggunaan anggaran agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Advertisement

“Semangat Presiden Prabowo adalah efisiensi dan penghematan. Anggaran negara harus digunakan secara efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Dengan disetujuinya tambahan anggaran untuk program Pemajuan dan Penegakan HAM, total anggaran Kementerian HAM Tahun 2027 menjadi Rp953,1 miliar. Selanjutnya, hasil pembahasan tersebut akan dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk dibahas dan ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sugiat berharap anggaran yang telah disetujui dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia di Indonesia serta meningkatkan kehadiran negara dalam menyelesaikan berbagai persoalan HAM di tengah masyarakat.

“Kami berharap dengan anggaran yang ada, Kementerian HAM dapat bekerja lebih maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik7 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik7 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik7 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik7 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik7 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik7 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik7 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...